Selamat Datang di Forum Jual Beli Online Terpercaya - Tim Rival Indonesia

15 Daerah Penghasil Kopi di Indonesia Terbaik Hingga Mendunia

Sebelum mengulas mengenai daerah penghasil kopi di Indonesia, kita harus mengenal terlebih dahalu apa itu kopi. Kopi merupakan spesies tanaman berbentuk pohon yang masih termasuk dalam jenis tumbuhan famili Rubbiaceae dan genus Coffea.  Tanaman kopi ini mampu tumbuh tegak, memiliki cabang dan tingginya dapat mencapai 12 meter. Di Indonesia sendiri, kopi menjadi salah satu komoditas terbanyak, hal tersebut berdasarkan data 2017 yang menunjukan Indonesia peringkat keempat Negara penghasil kopi terbesar di Dunia.

Berdasarkan data yang diperoleh dari berbagai sumber, setidaknya ada 15 Daerah penghasil kopi di Indonesia yang terkenal sampai ke Mancanegara. Daerah penghasil kopi di Indonesia tersebut seperti Povinsi Lampung yang meliputi Kopi daerah Tanggamus, Kopi daerah Lampung Barat dan Waykanan. Provinsi lain yang menjadi daerah penghasil kopi diantaranya Kopi daerah Sumatera Selatan, Kopi daerah Aceh, Kopi daerah Sumatra Utara, Kopi daerah Riau, Kopi daerah   Jambi. Kopi daerah Jawa Barat, Kopi daerah Jawa Tengah, Kopi daerah Jawa Timur, Kopi daerah Bali, Kopi daerah Nusa Tenggara Barat, Kopi daerah Sulawesi Selatan, Kopi daerah Gorontalo, Kopi daerah Nusa Tenggara Timur dan Kopi daerah Papua. Read More : Daftar Menu Kopi di Cafe atau Coffee Shop Terfavorit yang Sering Dipesan

15 Daerah Penghasil Kopi Terbaik di Indonesia

  1. Provinsi Lampung

Provinsi lampung menjadi salah satu daerah penghasil kopi terbaik yang ada di Indonesia. Mayoritas petani kopi dilampung membudidayakan kopi jenis robusta. Selain itu, kopi daerah lampung memiliki ciri khas seperti rasanya yang begitu kuat dan pahit namun punya keunikan sendiri. Tekstur Kopi Robusta Lampung yang halus menjadikannya terkenal di mancanegara, berdasarkan aktivitas eksportir yang dilakukan. Perkebunan kopi biasanya ada di daerah dataran tinggi yang tersebar di berbagai kabupaten seperti kopi daerah kabupaten tanggamus, kopi daerah lampung barat dan waykanan. Selain itu juga, Kopi lampung telah mendapatkan sertifikat Indikasi Geografis yang kini dikenal dengan nama Kopi Robusta Lampung.

Kopi Robusta daerah Tanggamus

Kopi Tanggamus surganya kopi di Indonesia. Seperti yang diketahui bahwa dengan lokasi yang strategis dimana Gunung Tanggamus memiliki ketinggian 2.100 Meter atau sekitar 6.800 Kaki menjadikannya perkebunan Kopi Robusta Terbesar dan Terbaik di Provinsi Lampung. Bahkan, ada ribuan hektar perkebunan kopi di sekitar lembah Gunung Tanggamus, dan memang daerah tersebut memiliki struktur tanah subur sehingga sangat cocok untuk membudidayakan Kopi Jenis Robusta. Daerah terkenal penghasil kopi di Tanggamus berada di desa Ngarip, Ulu Belu.

Kopi Robusta daerah Lampung Barat

Daerah penghasil kopi di Lampung barat telah menjadi bagian dari list kopi favorit di dunia. Lampung barat yang memiliki tanah yang subur menjadikannya tempat yang cocok untuk membudidayakan Kopi Robusta. Berdasarkan data yang diperoleh penulis, setidaknya Lampung Barat melakukan produksi 100.000 ton pertahunnya yang menjadi Lampung Barat penyumbang ekspor terbanyak bagi Provinsi Lampung. Liwa menjadi daerah perkebunan Kopi Lampung Barat yang terkenal, dimana liwa memiliki lahan seluas 53.606 Ha, dengan kapasitas produksi 52.645 ton kopi, dan dikekola oleh masyarakat dimana ada 35.737 KK Petani Kopi. Rasa kopi lampung barat sudah tidak diragukan lagi.

Kopi Robusta daerah Way Kanan

Kabupaten daerah penghasil kopi di Lampung yang terkenal lainnya seperti Kopi Robusta Way  Kanan. Kopi Way kanan memiliki aroma kakao yang begitu khas serta memiliki rasa yang sedikit asam namun dapat membuat penikmatnya ketagihan.

  1. Provinsi Aceh

Provinsi aceh merupakan salah satu penghasil kopi terkenal di Indonesia. Daerah yang terkenal di provinsi aceh adalah gayo, sehingga banyak juga yang menyebutnya Kopi Aceh Gayo. Gayo merupakan sebuah daerah di lereng bukit yang mengelilingi kota Takengon dan Danau Tawar, di ujung utara Sumatra, di wilayah Provinsi Aceh yang kini menjadi penyumbang produksi Kopi terbesar di Indonesia.

Selain itu, prestasi dari Kopi Gayo di mata dunia ditandai dengan perolehan Fair Trade Certified dari Organisisasi Internasional Fair Trade Coffee di tahun 2010 yang lalu. Dampat dari sertifikat yang didapatkan Kopi Gayo ini menjadikan Kopi Indonesia semakin di lirik oleh Dunia.

Ada hal menarik mengenai penamaan Kopi Gayo ini sendiri, dimana sebelum mendapatkan Sertifikasi Indikasi Geografis, di tubuh Kopi Gayo terdapat gesekan dengan perusahaan Holland Coffee yang berasal dari Belanda. Perusahaan Holland Coffe tersebut sempat menggugat eksportir kopi yang berawal dari merek dagang Gayo yang menjadi hak peten merk yang telah dimilikinya. Meski begitu, setelah melewati berbagai proses dan usaha yang maskimal akhirnya masalah tersebut dapat diselesaikan dengan damai.

  1. Provinsi Sumatera Utara

Di tanah provinsi sumatera terdapat berbagai daerah yang melakukan budidaya kopi. Berdasarkan data yang diperoleh penulis dari berbagai sumber, setidaknya ada 6 Daerah Sumatera Utara yang menjalankan aktifitas budidaya kopi ini seperti Kopi Simalungun, Kopi Sidikalang, Kopi Pulo Samosir, Kopi Lintong, Kopi Sipirok, dan Kopi Mandailing.

Kopi Simalungun

Salah satu daerah Sumatera Utara yang terkenal dengan kopi arabikanya adalah wilayah kabupaten Simalungun. Bagi masyarakat disana, tanaman kopi tersebut adalah komuditas utama yang sangat diandalkan. Ditambah dengan adanya sertifikasi Indikasi Geografis atas nama Kopi Arabika Simalungan mengakibatkan terbantunya para petani kebon kopi untuk mengembangan serta meningkatkan kualitas produksi kopi yang dibudidayakannya.

Kopi Sidikalang

Daerah penghasil kopi di Sumatera Utara selanjutnya adalah Sidikalang, dimana Sidikalang menjadi Ibu Kota dari Kaupaten Dairi dengan ciri khas pegunungan sejuk. Apalagi bagi para pecinta Single Origin Coffe  di Indonesia, otomatis sudah tidak asing lagi mengenai Kopi Sidikalang tersebut. Rasa nikmat yang terkandung dalam single origin membuat para penikmat kopi jatuh hati. Seperti tingkat keasamannya rendah dan mempunyai ciri aroma kacang-kacangan dan coklat menjadikan para penikmat kopi bukan hanya dari Indonesia saja, namun telah meluas sampai ke luar negri.

Kopi Pulo Samosir

Kopi daerah Sumatera Utara selanjutnya yang telah mengantongi Sertifikasi Indikasi Geografis adalah Kopi Arabika Pulo Samosir. Pulo Samosir yang terletak di daerah kabupaten Samosir Provinsi Sumatera Utara tersebut memiliki tanah yang subur sehingga sangat cocok untuk membudidayakan Tanaman Kopi. Tanah yang subur di Pulo Samosir ini disebabkan letusan Gunung Toba yang terjadi pada masa berabad-abad yang lalu.

Kopi Lintong

Di kecamatan Lintong Nihuta, sebelah barat  daya Danau Toba, Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera utara terdapat budidaya Kopi Arabika ang dikenal dengan sebutan Kopi Lintong. Kopi Lintong ini memiliki ciri khas yang unik, yakni aroma rempah-rempah, kacang, dan cokelat yang begitu nikmat membuat pecinta kopi semakin teruay dan jatuh hati. Varietas yang ditanam di daerah Lintong meliputi Sigararutang, Garunggang, dan Lasuna.

Kopi Mandailing

Kopi Jenis Arabika selanjutnya adalah Kopi Mandailing yang banyak dibudidayakan masyarakat di daerah Mandailing Natal, Sumatera Utara atau yang lebih tepat posisinya yakni daerag pegunungan Bukit Barisan.

Kopi Sipirok

Salah satu Kopi Arabika yang ada di Provinsi Sumatera Utara yang terakhir adalah Kopi Sipirok. Sama halnya dengan kopi-kopi Sumatera Utara lainya, Kopi Sipirok juga mendapatkan Sertifikasi Indikasi Geografis dengan nama Kopi Arabika Sipirok. Uniknya Kopi Sipirok didapatkan dari berbagi wilayah penanaman kopi di Kapaten Tapanulis Selatan, seperti di daerah Kecamatan Sipirok, Dolok, Angkola Timur, Marancar, Arse, dan Saipar.

  1. Provinsi Riau

Jika sebelumnya kebanyakan daerah di Indonesia melakukan budidaya Kopi Arabika dan Robusta, untuk provinsi Riau lebih banyak yang membudidayakan Kopi Jenis Liberika. Untuk diketahui bahwa produksi Kopi Liberika di Dunia hanya kisaran sekitar 2% saja, sehingga daerah Provinsi Riau memiliki peluang karena keunikan jenis Kopi yang dibudidayakan. Untuk daerah Provinsi Riau inim Kopi Liberika yang dibudidayakan terletak di daerah Kepulauan Meranti. Kopi yang telah mengantongi Sertifikat Indikasi Geografis tersebut, telah dibudidayakan oleh daerah Kecamatan Rangsang.

  1. Provinsi Jambi

Daerah penghasil kopi selanjutnya berasal dari provinsi jambi. Di provinsi ini terdapat dua jenis kopi yang terkenal, diantaranya Kopi Jenis Liberika dan Kopi Jenis Arabika.

Liberika Tungkal

Kopi jenis Liberika dari provinsi Jambi ini disebut Liberika Tungkal. Lokasi budidaya kopi ini terletak didaerah Kuala Tungkal, Kabupaten Jabung Barat, Jambi. Sama seperti kopi-kopi lainnya, Kopi Tungkal juga mendapatkan Sertifikat Indikasi Geografis dengan nama Liberika Tungkal.

Kopi Kerinci

Kopi Kerinci dibudidayakan di daerah Kaki-kaki Gunung kerinci, Jambi yang memiliki jenis Kopi Arabika. Wilayah tanaman kopi kerinci ini meliputi Kecamatan Kayu Aro, Kayu Barat, dan Gunung Tujuh. Ciri dari Kopi Arabika Kerinci ini, dapat dilihat dengan karakteristik Body yang tebal, memiliki aroma rempah-rempah, dan aftertaste yang bisa dikatakan manis. Jangan lupa, jika jenis Kopi Arabika memiliki cita rasa asam yang sangat ketara. Kopi Arabika Kerinci ini memiliki keasaman atau acidity yang menyerupai rasa lemon, bagi para pecinta kopi arabika, pastinya sudah pernah merasakan kenikmatan kopi kerinci ini.

  1. Provinsi Sumatera Selatan

Sumatera selatan juga memiliki produk kopi menjanjikan. Kopi yang berasal dari Sumatera Selatan ini bernama Kopi Semendo. Rasanya juga tidak kalah dengan kopi-kopi yang telah dijelaskan sebelumnya. Untuk kopi Semendo ini berjenis Kopi Robusta. Wilayah budidaya Kopi Semendo ada di Daerah Semende Darat Laut dan Semende Darat Tengah. Ditambah dengan Sertifikat Indikasi Geografis untuk Produk Kopi Robusta Semende, menjadikan Kopi Semende patut untuk dicicipi rasanya. Budidaya Kopi Semende yang dikembangkan oleh para petani kopi merupakan jenis robusta dengan karakter body yang kuat.

  1. Jawa Barat

Provinsi di Pulau Jawa ini juga tidak ketinggalan dengan ciri Khas kopi yang dibudidayakan. Kopi yang berasal dari Provinsi Jawa Barat ini sering dikenal dengan sebutan Kapi Priangan atau Java Preanger. Asal mula sebutan Kopi Java Preanger berasal dari ungkapan Belanda atau VOC (Vereenigde Oostindische Compagnie). Kopi Java Preanger ini memiliki jenis Arabika, dengan daerah yang melakukan budidaya tanaman seperti di Kabupaten Ciamis, Garut, Sumedang, Cimahi, Bandung, Cianjur, Sukabumi dan Bogor. Untuk diketahui bahwa Kopi Priangan merupakan Kopi yang pertama kali di tanam di Indonesia, kala itu masih di baying-bayangi oleh Belanda atau VOC yang menerapkan SistemTanam Paksa.

  1. Jawa Tengah

Bagian tengah pulau Jawa ini juga memiki para petani yang membudidayakan tanaman Kopi. Setidaknya ada dua daerah penghasil kopi di jawa tengah, seperti Kopi Sindoro-Sumbing dan Kopi Robusta Temanggung.

Kopi Sindoro-Sumbing

Untuk diketahui bahwa daerah penghasil kopi di Jawa Tengah yang paling dikenal meliputi daerah Wonosobo serta Temanggung. Lereng Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing menjadi wilayah perkebunan kopi bagi warga yang membudidayakannya. Jenis kopi yang dibudidayakan di daerah ini adalah Jenis Kopi Arabika. Trademark dari Kopi Jawa Tengah ini diberi nama Kopi Sindoro-Sumbing serta telah memiliki Sertifikat Indikasi Geografis seperti halnya daerah penghasil kopi di nusantara lainnya.

Kopi Robusta Temanggung

Di temanggung juga, para petani kopi telah membudidayakan Kopi Jenis Robusta, kini beberapa petani mengupayakan Indikasi Geografis yang kini memiliki Trademark atau nama yang dipakai menjadi Kopi Robusta Temanggung.

  1. Provinsi Jawa Timur

Daerah penghasil kopi di Jawa Timur berada di daerah Banyuwangi dan Bondowoso yang diberi nama kopi Ijen-Raung. Nama Kopi Ijen-Raung berasal dari daerah penanaman berdasarkan nama gunung yaitu Gunung Ijen dan Gunung Raung. Seperti yang lainnya bahwa Kopi Ijen-Raung juga memiliki Sertifikat Indikasi Geografis sehingga Kopi Arabika Indonesia satu ini bisa disebut juga Kopi Robusta Ijen-Raung.

  1. Provinsi Bali

Daerah penghasil Kopi di Bali memiliki dua nama kopi yang terkenal, yaitu Kopi Kintamani Bali dan Kopi Pupuan.

Kopi Kintamani

Ternyata di balik pariwisata bali yang beraneka ragam dan telah di akui dunia akan keindahannya, ada salah satu produk kopi yang terkanal disana. Daerah Kintamani yang terletak antara gunung Agung dan Batukaru menjadi daerah utama pengahasil kopi di Bali. Kopi Kintamani berjenis Arabika, sehingga bisa disebut dengan Kopi Robusta Kintamani.  Para Petani Kopi Kintamani kini menjadi bagian dalam system pertanian Tradisional Subak Abian, dimana Subak adalah organisasi petani yang memiliki system pengairan sawah yang diatur oleh seorang ketua atau pemuka adat setempat yang memiliki profesi petani. Nah jika Subak Abian  itu berfungsi untuk lahan pertanian kering, dan sistem Subak  bagi daerah pertanian lahan basah seperti sawah. Sejak tahun 2008, Kopi  kintamani telah memiliki Sertifikat Indikasi Geografis, yang bertujuan untuk membedakan Kopi Kintamani dan memasarkan produknya.

Kopi Pupuan

Daerah penghasil kopi di daerah Bali selanjutnya adalah Pupuan, yang memiliki jenis kopi Robusta sehingga bisa disebut juga Kopi Robusta Pupuan. Kopi Pupuan banyak dibudidayakan dipaha atau lereng Gunung Batukuru. Mulai dari tahun 2017, Kopi Robusta Pupuan telah mendapatkan Sertifikat Indikasi Geografis.

  1. Provinsi Nusa Tenggara Barat

Daerah penghasil kopi di Indonesia lainnya terletak di NTB (Nusa Tenggara Barat), setidaknya didaerah tersebut berdasarkan hasil penelusuran penulis ada 3 daerah, seperti Kopi Lombok Prabe, Kopi Lombok Sembalun, dan Kopi Tambora.

Kopi Lombok Prabe

Kopi yang ditanam secara organik ini berasal di dearah dusun Prabe, kecamatan Lingsar, Lombok Barat. Tanaman kopi yang dibudidayakan oleh masyarakat menggunakan metode Tumpang Sari yang artinya penaman dilakukan terdiri dari dunia jenis tanaman atau lebih pada lahan perkebunan di waktu yang sama.

Kopi Lombok Sembalun

Kopi ini memiliki jenis Kopi Robusta yang terkenal dengan nama Kopi Robusta Sembalun yang terletak di lereng Gunung Rinjani, Lombok Timur. Bagi masyarakat disana, Kopi Robusta Sembalun disebut Kopi Jamaq atau kopi biasa dalam bahasa Sasak, tapi kini para masyarak sadar bahwa jenis arabika memiliki permintaan pasar sangat besar di mata dunia sehingga budidaya Kopi Robusta Sembalun semakin massif.

Kopi Tambora

Selain di daerah Lombok, Kabupaten lain di Nusa Tenggara Barat terdapat daerah yang membudidayakan kopi Nusantara beraneka aroma dan rasa unik bagi para penikmat Kopi Indonesia. Kopi Tambora memiliki jenis Kopi Robusta, bahkan Kopi Robusta Tambora lebih dahulu memiliki Sertifikat Indikasi Geografis di Nusa Tenggara Barat. Daerah yang subur untuk budidaya Kopi Robusta Tambora disebabkan daerah Tanah Vulkanis Gunung Tambora.

  1. Provinsi Nusa Tenggara Timur

Sama halnya dengan Nusa Tenggara Barat, daerah Nusa Tenggara Timur memiliki daerah penghasil kopi yang diperhitungkan di Mata Dunia. Beberapa daerah penghasil kopi di Nusa Tenggara Timur meliputi Kopi Flores Bajawa dan Kopi Flores Manggarai.

Kopi Flores Bajawa

Daerah Penghasil Kopi di Indonesia yang terkenal sampai ke mancanegara selanjutnya berada di Daerah Bejawa, sebuah ibu kota Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT). Perkebunan Kopi Bejawa berada di Lereng Gunung Inie Rie, tanah tersebut sangat subur karena adanya gunung berapi yang ikut menjadi faktor utama kesuburan tanah di Bejawa. Ciri khas Kopi Organik Flores bejawa terlihat pada Body-nya yang tebal dan memiliki tingkat keasaman yang sedang serta aroma nutty dan aftertaste tembakau begitu unik, menjadi daya tarik tersendiri Kopi Flores Bejawa.

Kopi Flores Manggarai

Single Origin terkenal yang berasal dari Flores adalah Kopi Manggarai. Kopi Flores Manggarai di tanam secara organik, sama seperti Kopi Flores Bajawa sebelumnya sehingga menghasilkan aroma kopi yang begitu otentik.

  1. Provinsi Papua

Indonesia yang memiliki kekayaan Sumber Daya Alam yang melimpah, menjadi surga bagi para pecinta kopi. Papua menjadi salah satu daerah penghasil kopi yang berkualitas. Kopi yang ada di Papua sering di sebut Kopi Wamena. Daerah yang membudidayakannya bisa kita temui di Lembah Baliem, Wamena dan selanjutnya di daerah Lemah Kamu di Nabire. Wilayah tersebut menghasilkan Kopi Jenis Arabika yang organik sehingga menghasilkan cita rasa yang nikmat dan bahkan memiliki Acidity cenderung rendah yang menjadikannya nyaman dan tidak membuat sakit lambung bagi peminum kopi.

  1. Provinsi Sulawesi Selatan.

Daerah penghasil kopi di Sulawesi Selatan mewarnai beragam keunikan surga untuk penikmat kopi di Indonesia. Untuk daerah Sulawesi selatan, masyarakat kebanyakan membudidayakan Kopi Jenis Arabika. Ada dua daerah penghasil kopi yang di terkenal, seperti Kopi Arabika Toraja dan Kopi Arabika Kalosi.

Kopi Arabika Toraja

Daerah toraja yang terkenal dengan budaya tradisionalnya bahkan mendapatkan julukan the Land of Haeavenly King, ternyata ada juga produk kopi khas yang menjadikan daerah Toraja semakin di lirik. Para petani disana banyak membudidayakan Jenis Kopi Arabika, seperti Arabika lainnya, kandungan tingkat acidity-nya lumayan tinggi sehingga ada kecendrungan asam, meski begitu tetap memiliki rasa segar disebakan adanya aroma buah-buahan. Penghasil kopi di daerah toraja terletak di Sapan. Kopi di daerah tesebut ditanam pada lereng gunung Sesean. Seperti halnya yang lain, Kopi Arabika Toraja telah memiliki Sertifikat Indikasi Geografis.

Kopi Arabika Kalosi Enrekang

Kopi Arabika Kalosi berada di daerah Kalosi kabupaten Enrekang. Sama seperti Arabika Toraja, Kopi Arabika Kalosi telah memiliki Sertifikat Indikasi Geografis. Bahkan Kopi Kalosi ini sangat digemari di Negera Jepang.

  1. Provinsi Gorontalo

Daerah terakhir penghasil kopi di Indonesia berada dalam wilayah Provinsi Gorontalo. Jenis kopi yang di budidayakan pada daerah gorontalo ini adalah Kopi Robusta. Nama kopi yang berasal dari Gorontalo yaitu Kopi Robusta Pinoqu, yang memang berada di Pinoqu, Gorontalo. Jika kamu penikmat kopi jenis Robusta, jangan sampai melewatkannya untuk memanjakan dirimu.

Kopi-kopi Berkualitas yang ada di Indonesia

Demikian penjelasan mengenai beberapa daerah penghasil kopi di  Indonesia untuk menambah referensi kamu tentang kopi yang beraneka aroma dan rasa.

Bagi kalian yang memang mau mencoba kopi pilihan dengan rasa yang unik, jangan lupa cobain rasanya Kopi Rival Indonesia. Rasakan sensasinya di sini ya.

Written by

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *